Header Ads

Dewan PKS "Disambati" Jalan Rusak

Drs. Habib Muttaqin, Abdul Basar, SH, Drs. Imam Rofiq
PKSLumajang-Anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera memanfaatkan betul moment reses ini untuk menjaring aspirasi rakyat yang selama ini menjadi masalah yang membebani mayoritas rakyat. Bertempat di salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2011, anggota dewan dari PKS dapil III yaitu Drs. Habib Muttaqin "disambati" berbagai masalah yang dirasakan oleh masyarakat khususnya didaerah Kunir.

Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) kabupaten Lumajang Kecamatan Kunir menduduki nomor urut 2 berpenduduk miskin ini yang menjadi perhatian pemerintah wilayah setempat, khususnya Bapak Camat Kunir Abdul Basar, SH. Hal ini terucap saat membuka acara serap aspirasi masyakarat sekaligus buka bersama antara anggota legislatif PKS dengan masyarakat Kunir.

Ini juga yang dirasakan oleh masyarakat yang diwakili oleh Bapak Shodiqin, Suparman , dan Darsono yang mengutarakan uneg-unegnya seputar masalah kemiskinan, dana hibah, jalan rusak yang sudah sedemikan parah, sehingga mengikis kesabaran sebagian warga masyarakat.

"Momentum Ramadhan ini hendaknya bisa memupuk kesabaran, khusnudzon antara masyarakat dengan pemerintah, karena dengan suasana yang kondusif tentunya akan membuat pembangunan dapat berjalan," Ujar Ketua DPD PKS Lumajang Drs. Imam Rofiq sesuai dengan tema ramadhan kali ini "Membina ketaqwaan, maju bersama membangun Lumajang" tambahnya.

Setelah memperoleh penjelasan mengenai prosedur perbaikan jalan yang memerlukan proses yang relatif lama, mulai dari "dog" keputusan oleh DPRD per maret, disampaikan ke gubernur, studi kelayakan, dan sekarang sampai proses tender dan insya Allah paling lambat tahun ini sudah bisa direalisasikan pengaspalan jalan tersebut, barulah warga masyarakat mulai paham atas kondisi yang ada, karena yang selama ini beredar dimasyarakat adalah berita-berita tidak jelas sumbernya jadi seolah-olah masyarakat hanya diberi janji-janji semata, inilah yang membuat sebagian masyarakat hilang kesabaran dengan menulis tulisan disepanjang jalan yang rusak tersebut. (sumber)

No comments

Powered by Blogger.