Header Ads

Terpilih Pimpin DKI, Hidayat Siap Jamin Kesehatan Warga Miskin

Jakarta (15/5) - Alokasi anggaran untuk jaminan kesehatan keluarga miskin di Jakarta saat ini masih dirasa kurang. Untuk memberikan pelayanan dan jaminan yang lebih baik terhadap warga miskin di ibukota, anggaran Rp 600 miliar untuk keluarga miskin Jakarta perlu dinaikkan menjadi Rp 1 triliun.

Hal itu dikatakan calon gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid didampingi Cawagub Didik J. Rachbini di sela-sela acara peluncuran Motor Layanan PKS di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (15/4/2012).

Menurut Hidayat, APBD DKI Jakarta tahun 2012 yang mencapai Rp 36 triliun sangat cukup dan rasional untuk memberikan keberpihakan lebih baik terhadap alokasi anggaran bagi warga miskin yang dibuat dalam skema Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Keluarga Miskin (Gakin). Apalagi nilai APBD DKI Jakarta setiap tahun cenderung meningkat.

"Strategi utama kami jika terpilih memimpin Jakarta, dengan menaikkan anggaran JPK Gakin dari Rp 600 miliar saat ini menjadi Rp 1 triliun sehingga dapat memberikan jaminan kepada warga miskin dan tidak mampu untuk berobat secara gratis untuk semua jenis penyakit dan di semua sarana pelayanan kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta," ujar Hidayat.

Hidayat mengatakan dengan anggaran sebesar itu, warga miskin yang melahirkan biayanya ditanggung oleh pemerintah, dan pelayanan program JPK Gakin sampai menjangkau klinik-klinik atau dokter-dokter pribadi yang praktek.

Hidayat juga berjanji menyempurnakan pelayanan kesehatan kepada warga. Penyempurnaan pelayanan itu, lanjut mantan ketua MPR ini, salah satunya dengan memperbaiki pendataan, manajemen data dan manajemen pengelolaan JPK Gakin.

Langkah lain yang penting, dengan mempersingkat pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang langsung ke kelurahan dengan dibantu e-KTP. "Sehingga warga miskin yang sakit atau kecelakaan bisa langsung ke RS dan tidak boleh ada penolakan. Pemerintah menjamin selama warga menunjukkan KTP DKI. Warga 'sadikin'  alias sakit sedikit jadi miskin juga akan dibekali dengan SKTM yang berlaku 6 bulan," tuturnya.

Selain itu, Hidayat juga mengatakan akan membangun prasarana dan sarana pelayanan administrasi JPK Gakin di Sudin-Sudin Kota/Kabupaten yang memadai.

"Semua rencana program itu bisa dilaksanakan dengan menghadirkan kepemimpinan yang tegas dan bijaksana di Jakarta, dan peduli terhadap nasib warga miskin. Mohon doa untuk kami, Hidayat dan Didik. Ayo sama-sama beresin Jakarta," pungkas Hidayat.

Selain di Pulo Gadung, launching motor pelayanan PKS ini juga serentak dilakukan di lima titik di wilayah Jakarta, yaitu Cipinang (Jaktim), Tugu Proklamasi dan Menteng (Jakpus),Koja (Jakut), Palmerah (Jakbar), dan Kebayoran Lama (Jaksel).

Hidayat Nurwahid didampingi isitrinya, Dr Diana juga akan mengunjungi ke-5 titik tersebut. Di titik Pulo Gadung, juga digelar pengobatan gratis dan Dr Diana akan berpartisipasi aktif memeriksa kesehatan warga.

Selain itu, digelar juga penyuluhan dari Relawan Jari Sehat tentang Pentingnya mengurus SKTM dan prosedur Jamkesmas. Beragam acara sosial juga digelar di titik lainnya.


sumber : pks.or.id

No comments

Powered by Blogger.